Kartu yang personal
Padukan foto, ikon, warna, gelar, tahun, tempat, dan catatan sesuai ceritanya.
Ruang keluarga
Susun cerita keluarga lewat foto, ikon, warna, dan catatan. Mau disimpan ke akun atau cukup di perangkat ini—semuanya tetap milikmu.
01 — Kartu orang
Setiap orang punya ruangnya sendiri. Tambahkan potret, pilih ikon dan warna, lalu lengkapi dengan gelar, tahun, tempat, serta cerita yang ingin dikenang.
Buat kartu pertama dan isi detail yang ingin kamu kenang.
Tambahkan orang tua, pasangan, anak, atau saudara langsung dari kanvas.
Rangkaian nasab tersusun sendiri, siap disimpan atau dibagikan.
02 — Nasab
Pilih satu nama dan rangkaian nasabnya langsung terbaca: Adam bin Rayyan bin Hasan bin Ahmad Al-Falah. Orang tua, pasangan, anak, dan saudara tetap terhubung dalam satu kanvas.
Semua bisa kamu atur
Padukan foto, ikon, warna, gelar, tahun, tempat, dan catatan sesuai ceritanya.
Tambahkan orang tua, pasangan, anak, atau saudara langsung dari nama yang dipilih.
Biarkan tersusun otomatis per generasi, atau atur sendiri dengan drag dan zoom. Cari nama lewat ⌘K.
Pisahkan keluarga besar, cabang pesantren, atau pohon percobaan ke kanvasnya masing-masing.
Unduh sebagai JSON, lalu impor lagi kapan saja. Datamu tidak terkunci di satu perangkat.
Langsung mulai tanpa masuk. Akun baru dibutuhkan saat kamu ingin menyimpan ke cloud.
Tersimpan dengan caramu
Tanpa akun pun tetap bisa. Silsilahmu tersimpan di perangkat ini. Kalau ingin membukanya di perangkat lain, cukup masuk dengan Google atau email.